Mengenal Rumi di Museum Mevlana Turki

Adinda azzahra – Konya, Kota religius yang ada di Turki. Di kota inilah terdapat sosok ulama sufi fenomenal bernama Jalaluddin Rumi (1207-1273). Kunjungan Peserta Tour Wisata Muslim Adinda Azzahra Tour & Travel ke Turki kali ini mengenal Museum Mevlana. Menurut Direktur Utama, H. Priyadi Abadi, M.Par Rumi adalah tokoh yang menginspirasi terciptanya Whirling Dervishes, tarian sufi dengan ciri khas berputar melawan arah jarum jam yang dijalani sambil berzikir.

mengenal Museum Mevlana

Priyadi menambahkan, tarian sufi ini kini juga banyak ditampilkan dalam sebuah acara keagamaan di Indonesia. Memang, awalnya tarian sufi ini bukan dimaksudkan sebagai hiburan, namun telah menjadi salah satu daya tarik wisata tersendiri di Turki.

Rumi atau Mevlana dikenal sebagai seorang pujangga besar. Ia menulis ratusan puisi yang terkenal dalam berbagai bahasa baik bahasa Persia, Arab, Turki dan bahkan Yunani.

wiisata liburan murah turkiPriyadi dalam kunjungannya ke Museum dan Masjid Mevlana, menyaksikan beberapa makam yang sangat terawat dengan baik. Bahkan ada Al-Quran kuno dengan tinta emas. Sementara puisi-puisi Mevlana dalam tulisan Arab disimpan dalam kotak kaca.

“Museum ini banyak dikunjungi oleh turis mancanegara, diantaranya adalah turis Muslim dari Indonesia,” paparnya langsung dari Konya, (07/07/2018).

Sekilas Museum Mevlana

Ciri khas dari bangunan museum Mevlana ini adalah bangunan berbentuk kerucut dari keramik berwarna turquoise (hijau kebiruan) diapit kubah-kubah bundar lainnya. Setelah melewati sebuah kolam yang dikelilingi pagar dan digunakan sebagai tempat berwudhu, pengunjung akan memasuki sebuah bangunan tempat diletakkannya kuburan Rumi beserta murid-murid dan putranya.

Sebelum masuk, para pengunjung harus terlebih dahulu melepas alas kaki dan menutupi telapak kaki dengan kantung plastik yang tersedia. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kebersihan di dalam kompleks makam.

Persis di samping kiri sebelah pintu masuk makam terdapat sebuah kendi besar berwarna keperakan, disebut Nisantasi, atau April Bowl, yang konon dulunya diisi dengan air hujan yang jatuh pada bulan April dan dianggap suci. Para petani menggunakannya untuk keperluan tanah pertaniannya.

Menuju lebih dalam, biasanya akan berdesak-desakan dengan pengunjung lainnya, terutama penduduk lokal, yang berebut ingin memanjatkan doa untuk sang guru besar sufi.

Semua makam tokoh-tokoh sufi ini ditutupi dengan kain yang disulam dengan benang emas, akan tetapi makam Rumi dan putranya ditandai dengan dua buah turban besar di salah satu ujungnya, sebagai simbol penguasa dunia.

Di dalam bangunan museum ada beberapa barang peninggalan sultan-sultan kerajaan Ottoman (atau Utsmaniyah). Selain itu juga terdapat baju-baju yang pernah dipakai oleh Rumi, alat-alat musik seperti flute dan baglama, Al-Qur’an peninggalan kekaisaran Ottoman, dan kain-kain sajadah. Namun, yang paling menarik perhatian adalah sebuah kotak kecil yang konon berisi potongan rambut Nabi Muhammad SAW.

Terdapat juga bangunan yang merupakan tempat tinggal murid-murid yang sedang mondok (seperti asrama pesantren) dalam ruangan ini terdapat diorama berupa patung-patung manusia yang menggambarkan kegiatan para murid. Dari salah satu kamar terdengar lantunan ayat suci Al-Qur’an dikumandangkan dengan syaahdu sekali.

Tertaeik untuk dengan museum Mevlana yang menyimpan banyak sejarah ini ? Ayo daftarkan diri Anda dalam paket Tour WIsata Muslim Turki bersama Adinda Azzahra

LEAVE COMMENT